Kejadian ini terjadi sekitar tiga setengah tahun yang lalu. Hal itu berarti bahwa saya masih duduk di bangku SMA, mungkin kelas 2 atau mungkin juga kelas 3.
Bagaimana Ceritanya?
Di sekolah saya, ada sebuah kegiatan yang diadakan setiap tahun untuk mengisi salah satu waktu liburan. Maklum, namanya juga pesantren yang hanya memperbolehkan santri-santrinya pulang kampung ketika libur lebaran dan libur ujian akhir. Jadi kegiatan ini merupakan salah satu solusi untuk mencegah para santri 'keluar' dari pesantren. It is outbond.
Waktu itu, saya adalah salah satu panitia yang turut serta melakukan 'pos survey' sebelum hari H. Saya menggunakan istilah pos survey karena kami bertugas menentukan titik-titik pemberhentian (POS) di lokasi sekitar jalur outbond. (Jalur yang digunakan sudah ditentukan beberapa panitia yang survey sebelumnya)
Pagi-pagi sekali kami bersiap dan mulai menelusuri jalan-jalan kecil di sekitar pesantren. Berjalan dengan santai, mulai memperhatikan sekitar, dan menimbang beberapa hal. Tempat ini bagus, tapi permainan macam apa yang bisa dilakukan di sini? - Waaah, tempat ini cocok sekali untuk bermain 'jaring laba-laba' - Sudah sampai sini tapi tidak ada lokasi yang bagus! - Jarak antarpos jangan terlalu jauuh - Bla, bla, bla, ... Akan tetapi, perjalanan sudah membuahkan hasil: kami menemukan tiga pos dari jumlah total delapan pos (ini sudah ples sama pos bayangan).
![]() |
| Sumber gambar |
Sampai akhirnya,







